Sholat adalah tiang agama yang memiliki aturan sangat rinci agar ibadah tersebut sah dan diterima di sisi Allah ﷻ. Para ulama menjelaskan adanya tata tertib sholat, syarat sah sholat, rukun sholat, dan hal-hal yang membatalkan sholat. Berikut penjelasannya secara rinci.
1. Tata Tertib Shalat
Tata tertib sholat mencakup adab dan aturan pelaksanaan agar sholat menjadi lebih khusyuk. Jumlahnya berbeda menurut pembagian ulama, namun secara umum ada 10 tata tertib:
- Menutup aurat dengan pakaian yang suci.
- Menghadap kiblat.
- Berdiri bagi yang mampu.
- Berniat ikhlas karena Allah.
- Menyucikan diri dari hadats kecil dan besar.
- Menghindari pakaian najis.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca surat Al-Fatihah dan surat lain.
- Melaksanakan bacaan dengan tartil.
- Mengucapkan salam penutup dengan tertib.
📖 Dalil umum tentang tata tertib:
Allah ﷻ berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
“Wahai orang-orang yang beriman, pakailah pakaian terbaikmu (hiasanmu) ketika memasuki masjid.” (QS. Al-A‘rāf: 31)
2. Syarat Sah Shalat
Syarat sah sholat ada 7 syarat utama yang wajib dipenuhi sebelum sholat dimulai:
- Islam.
- Baligh (dewasa).
- Berakal sehat.
- Suci dari hadats besar dan kecil.
- Suci badan, pakaian, dan tempat dari najis.
- Menutup aurat.
- Masuk waktu sholat.
📖 Dalil syarat sholat:
Allah ﷻ berfirman:
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
“Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisā’: 103)
3. Rukun Sholat
Rukun sholat menurut jumhur ulama ada 13 rukun, yaitu:
- Niat.
- Berdiri bagi yang mampu.
- Takbiratul ihram.
- Membaca Al-Fatihah.
- Rukuk dengan thuma’ninah.
- I’tidal dengan thuma’ninah.
- Sujud dengan thuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud dengan thuma’ninah.
- Tasyahhud akhir.
- Duduk tasyahhud akhir.
- Membaca shalawat atas Nabi ﷺ.
- Salam.
- Tertib (berurutan).
📖 Dalil rukun sholat:
Sabda Nabi ﷺ:
صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي
“Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat.” (HR. Bukhari, no. 631)
4. Hal-Hal yang Membatalkan Sholat
Hal-hal yang membatalkan sholat jumlahnya 10 hal pokok, yaitu:
- Berhadats (keluar angin, kencing, buang air besar).
- Terkena najis yang tidak dimaafkan.
- Terbuka aurat dengan sengaja.
- Mengubah niat.
- Berbicara dengan sengaja selain bacaan shalat.
- Banyak bergerak tanpa hajat.
- Makan atau minum dengan sengaja.
- Tertawa terbahak-bahak.
- Membelakangi kiblat.
- Menambah rukun dengan sengaja.
📖 Dalil yang membatalkan shalat:
Sabda Nabi ﷺ:
إِنَّ فِي الصَّلَاةِ لَشُغْلًا
“Sesungguhnya dalam shalat itu terdapat kesibukan (khusyu‘), maka tidak layak ada percakapan lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat dirangkum:
- Tata tertib shalat: ada 10
- Syarat sah shalat: ada 7
- Rukun shalat: ada 13
- Pembatal shalat: ada 10
Sholat tidak hanya butuh syarat dan rukun, tetapi juga harus dijaga adab dan tata tertibnya agar bernilai khusyuk. Mengetahui hal-hal yang membatalkan sholat juga sangat penting agar ibadah kita tidak sia-sia. (SN)
