Editor's PicksInfo PesantrenPendidikan

Polda Sumsel Gandeng LDNU untuk Pembelajaran Baca Alqur’an

PALEMBANG — Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PW-LDNU) Sumatera Selatan berkolaborasi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan keagamaan bagi anggota Polri melalui program pengajian dan pembelajaran membaca Al-Qur’an.

Kegiatan perdana dijadwalkan dimulai pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB, dengan pembelajaran Al-Qur’an dibimbing oleh Ustadz Asrori Agus Lathif, Wakil Sekretaris PW-LDNU Sumsel.

Ketua PW-LDNU Sumsel, KH. Abdullah Basyaiban, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, dakwah harus hadir di berbagai ruang kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan institusi kepolisian.

“Kerja sama antar-lembaga seperti ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana penguatan akidah Islam, khususnya Islam Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus meningkatkan kompetensi anggota Polri dalam membaca Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai program sesaat, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan berkembang menjadi model kerja sama dakwah yang lebih luas.

“Semoga ini menjadi langkah awal bagi LDNU Sumsel untuk terus membangun kerja sama dengan lembaga dan institusi lainnya. Mudah-mudahan kerja sama seperti ini terus berlanjut dan berkembang menjadi amal dakwah yang memberikan manfaat, baik bagi LDNU maupun bagi lembaga atau institusi yang menjadi mitra,” harap KH. Abdullah Basyaiban.

Menurutnya, pembinaan Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam penguatan kehidupan keagamaan. Melalui kegiatan yang terarah dan berkelanjutan, anggota Polri diharapkan semakin dekat dengan Al-Qur’an, memiliki pemahaman keagamaan yang baik, serta mampu mengamalkan nilai-nilai agama dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

PW-LDNU Sumsel memandang bahwa dakwah tidak semestinya hanya berlangsung di masjid, pesantren, majelis taklim, atau lembaga pendidikan Islam. Dakwah perlu hadir di berbagai lingkungan profesi dan institusi masyarakat melalui pendekatan yang relevan dan bermanfaat.

Karena itu, kolaborasi bersama Polda Sumsel diharapkan menjadi awal dari gerakan dakwah yang lebih luas, dengan membangun sinergi bersama berbagai instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas lainnya.

Melalui sinergi tersebut, LDNU Sumsel berkomitmen terus mengambil bagian dalam pembinaan keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, peningkatan kompetensi keagamaan, serta penguatan moral masyarakat.

Dari Al-Qur’an membangun akidah. Dari akidah membangun akhlak. Dari akhlak membangun pengabdian.

Related posts