FMPP (Forum Musyawarah Pondok Pesantren) Sumsel-Jambi-Lampung menyelenggarakan Simposium dengan tema “Mengembangkan Keilmuan Demi Generasi yang Gemilang” di Pondok Pesantren Darul Mubtadiin, Batumarta, Baturaja, OKU, (2/11/2024).
Acara tersebut digelar dengan tujuan untuk tabarukan dan tafa’ulan dengan para masyayih pesantren dan ngaji bareng atau diskusi sekaligus memetakan arah pesantren di tengah tantangan global yang sedang berlangsung.
Mengawali acara, moderator Simposium, yang juga salah satu penggagas FMPP, KH. Nursalim Habibi mengatakan bahwa forum ini perlu dibentuk untuk mewadahi harokah para masyayih pondok pesantren dan santri di wilayah Sumatera Selatan, Lampung dan Jambi.
“Forum ini awalnya digagas oleh Gus Qoid yang kemudian beliau obrolkan dengan Yai Marsyidi, saya, Gus Thobron, dan yang lainnya,” ungkap Kyai Nursalim.
Malam ini, lanjut Kyai Nursalim, kita berkumpul disini untuk mengkongkritkan forum yang kita gagas yang nantinya bisa menjadi tempat kita untuk bahtsul masail, membahas masalah-masalah agama, berdiskusi dan mengkaji masalah-masalah kontemporer yang perlu dipahami umat, termasuk bahkan menata hati kita.
Pada kesempatan yang sama, salah satu sesepuh masyayih Sumsel, KH Affandi, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan FMPP. Ia berharap forum ini mampu meningkatkan peran pondok salaf dan para santrinya pada masyarakat.
“Pada dasarnya, pondok salaf itu memiliki peran strategis karena disini diajarkan ilmu alat untuk memahami ilmu-ilmu agama Fiqih, Aqidah, Akhlaq dan Tasasuf yang kemudian menjadi materi pembahasan di dalam pertemuan-pertemuan FMPP,” kata Kyai Affandi, Pengasuh PP Nurul Huda Sukaraja, OKU Timur.
Usai simposium, dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum FMPP untuk periode 2024-2029. KH. Qoiduzzuhad W., akrab disapa Gus Qoid, pengasuh PP Al-Falah BK3 Belitang diangkat secara aklamasi oleh para peserta untuk menjadi ketua.
“Apakah poro Yai, Gus dan hadirin setuju Gus Qoid menjadi ketua FMPP?,” tanya Kyai Nursalim.
Pertanyaan tersebut dijawab secara serentak oleh semua yang hadir bahwa mereka setuju.
Kyai Affandi mengesahkan terpilihnya Gus Qoid sebagai Ketua Umum FMPP periode 2024-2029 dan membacakan Al-Fatikhah sebagai tanda keabsahan tersebut.
Mendapat amanah tersebut, Gus Qoid menyatakan kesiapannya dan segera akan menyusun kepengurusan FMPP agar forum ini bisa segera berkiprahn dan berperan aktif menggerakkan dan mengelola bahtsul masail, ngaji bareng, diskusi dan sejenisnya.
Hadir dalam acara tersebut para Masyayih, Gawagis serta ustadz dari berbagai pesantren di Sumsel, Lampung dan Jambi, diantaranya KH, Affandi, Kyai Nursalim Habibi, KH. Marsyidi, KH. Ali Mohsen, KH. Nur Khozin, Kyai Mabrur, Kyai Zainal Abidin, Kyai Zainul Arifin, Gus Luad, Gus Busyro, Gus Zen, Gus Damas, Gus Hadzik, Gus Rofiq, dan masih banyak lagi yang lainnya. (SN)
