Pelajari tata cara berdoa yang benar sesuai sunnah Nabi ﷺ agar doa kita dikabulkan Allah. Lengkap dengan adab, waktu mustajab, dan dalil Al-Qur’an serta hadits.
Berdoa adalah salah satu ibadah yang menunjukkan ketergantungan seorang hamba kepada Allah ﷻ. Doa bukan hanya permintaan, tetapi bentuk penghambaan dan pengakuan atas kelemahan kita. Rasulullah ﷺ bersabda:
الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ
“Doa itu adalah ibadah.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Namun, agar doa kita dikabulkan, kita perlu mengetahui tata cara berdoa yang benar sesuai tuntunan syariat.
1. Berwudhu dan Menghadap Kiblat
Doa bisa dilakukan kapan saja dan dalam keadaan apa saja, tetapi lebih utama dilakukan dalam keadaan suci dan menghadap kiblat. Rasulullah ﷺ sering berdoa dalam kondisi suci dan tenang.
2. Memulai dengan Memuji Allah dan Bershalawat
Sebelum menyampaikan permintaan, mulailah doa dengan memuji Allah dan membaca shalawat kepada Nabi ﷺ. Contoh:
“Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, wasshalatu wassalamu ‘ala Sayyidina Muhammad.”
3. Angkat Tangan dan Rendahkan Hati
Disunnahkan mengangkat tangan ketika berdoa dengan penuh kerendahan hati. Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ العَبْدُ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا
“Sesungguhnya Tuhan kalian Maha Pemalu dan Maha Pemurah. Dia malu jika seorang hamba mengangkat kedua tangannya kepada-Nya, lalu mengembalikannya dalam keadaan kosong.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi)
4. Berdoa dengan Penuh Keyakinan
Berdoalah dengan keyakinan bahwa Allah akan mengabulkannya. Jangan terburu-buru meminta doa segera dikabulkan.
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. Ghafir: 60)
5. Gunakan Bahasa yang Baik dan Lembut
Boleh menggunakan bahasa Arab atau bahasa sehari-hari yang kita pahami. Yang terpenting adalah hati yang khusyuk dan penuh pengharapan.
6. Sebutkan Permintaan dengan Jelas
Mintalah sesuatu yang bermanfaat, baik untuk dunia maupun akhirat. Hindari doa yang mengandung keburukan.
7. Akhiri dengan Shalawat dan Mengusap Wajah
Setelah selesai berdoa, akhiri dengan shalawat dan pujian kepada Allah, lalu boleh mengusap wajah dengan kedua tangan (dalam sebagian riwayat).
Waktu-Waktu Mustajab Berdoa
- Sepertiga malam terakhir (tahajud)
- Saat sujud dalam shalat
- Antara adzan dan iqamah
- Setelah shalat fardhu
- Hari Jumat, terutama menjelang Maghrib
Berdoa adalah ibadah mulia yang harus dilakukan dengan adab dan tata cara yang benar agar Allah mengabulkan doa kita. Sertai doa dengan amal saleh, jauhi dosa, dan jangan putus asa jika belum terkabul.
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raf: 55) (SN/Damas)
