Aspirasi SantriInfo Pesantren

Queen Nadiyya Meriahkan Harlah ke 2 Ma’had Daarul Mumtaz

Ma’had Daarul Mumtaz merayakan hari lahirnya yang ke- 2 dengan semangat yang tinggi. Acara ini diadakan secara sederhana tetapi penuh hidmat dan diikuti anggota keluarga ndalem dan seluruh santri putra dan putri serta undangan di halaman pondok Karang Melati, (24/11/2024).

Rangkaian kegiatan diawali dengan istighotsah. Tema yang diangkat dalam perayaan kali ini adalah “Menguatkan Niat Ikhlas Dalam Pengabdian,” untuk meningkatkan semangat pengabdian pada pesantren baik dari kalangan keluarga ndalem, ustadz/ah dan kalangan santri.

Pondok Pesantren Daarul Mumtaz Karang Melati secara embrio dirintis oleh KH Masyhud Musyahadah atau Abah Masyhud, pada era 1990 an dengan kegiatan utama pondok thoriqoh. Kemudian pada tahun 2015, KH. M. Kholil MH, penerus Abah Masyhud, melengkapi legalitas, membuat Akte Notaris dengan nama Pondok Pesantren Thoriqoh Bahrul Musyahadah.

Pada tahun 2022, seiring bergabungnya Gus Damas Alhasy dengan keluarga ndalem, dilakukan perubahan secara menyeluruh. KH. M. Kholil MH memberi amanah kepada Gus Damas untuk menjadi ketua yayasan dan melakukan revitalisasi terhadap pengelolaan pondok. Maka kemudian Pondok Pesantren Thoriqoh Bahrul Musyahadah berganti nama menjadi Ma’had Daarul Mumtaz dan diikuti dengan perubahan manajemen dan SDM secara menyeluruh, termasuk pemutakhiran visi, misi dan program.

Itulah kenapa Harlah pada tahun ini adalah Harlah ke 2 karena dihitung dari sejak dilakukannya perubahan kepengurusan dan manajemen.

Dengan penguatan pada program Tahfidzul Qur’an, Ma’had Daarul Mumtaz terus berdaya dan melakukan inovasi-inovasi diantaranya meluncurkan Sekolah Tahfidz MIBS (Mumtaz Islamic Baording School) dan Al-Mumtaz Kindergarten atau TK Al-Mumtaz.

Dalam pesannya saat memberikan sambutan, Ketua Yayasan Ma’had Daarul Mumtaz mengatakan pengasuh pondok pesantren berharap agar setiap santri dapat semakin berkomitmen dalam menuntut ilmu agar kelak dapat menjadi penggerak dalam pengabdiannya kepada masyarakat.

“Santri tidak boleh hanya fokus pada kegiatan mengaji, tetapi juga harus aktif dalam kegiatan sosial dan keorganisasian yang dapat meningkatkan atau menambah wawasan keilmuan untuk bekal kelak sebagai penggerak umat,” kata Gus Damas Alhasy.

Kegiatan peringatan Harlah ke 2 ini, selain untuk mengungkapkan rasa syukur atas segala rahmat dan nikmat yang telah Allah SWT curahkan pada perjalanan Ma’had Daarul Mumtaz, juga untuk ajang evaluasi terhadap jalannya manajemen dan kegaiatan pondok selama ini.

Yang juga membuat suasana peringatan Harlah menjadi lebih meriah adalah peluncuran Personal Branding Queen Nadiyya sebagai bintang pelantun sholawat putri. Ning Nadiyya yang selama ini menekuni seni sholawat dan hadroh ingin lebih serius terjun di dunia panggung sholawat dengan mengambil segmen pelantun sholawat wanita.

Suasana bahagia dan ceria menyelimuti seluruh ruang dengan lantunan suara merdu Queen Nadiyya bersholawat diiringi hadroh Adnan Mumtaza hingga pukul 22.30 WIB.

Sholawatan ini bukan hanya sebagai bentuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekompakan di antara santri. Dalam setiap lirik yang dilantunkan, tergambar rasa syukur dan harapan untuk menjadikan pondok pesantren sebagai tempat yang penuh keberkahan.

Semua berdoa untuk keberkahan pondok pesantren dan seluruh santri yang telah berjuang dalam menuntut ilmu. Dengan peringatan Harlah ini, santri diharapkan dapat semakin mengenal pondok dan Lebih tekun dalam tholabul ilmi.

Rangkaian acara Harlah diakhiri dengan doa bersama untuk perkembangan dan kejayaan pondok pesantren Daarul Mumtaz dengan masa depan yang lebih baik.

Kegiatan perayaan Harlah ini tidak hanya menjadi perayaan rutin, tetapi juga sebagai momen refleksi dan peneguhan bagi seluruh santri untuk terus belajar dan mengabdi. Para santri diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat, menjadikan pondok pesantren sebagai pusat pengembangan karakter dan spiritualitas. (SN)

Info tentang Ma’had Daarul Mumtaz, klik www.daarulmumtaz.com

Related posts