Aspirasi SantriEditor's PicksInfo PesantrenSantri Keren

Pondok Tahfidz Gumawang Gelar Khotaman & Imtihan untuk 26 Santri

OKU Timur, 14 Februari 2026 – Pondok Tahfidz Gumawang yang beralamat di Jl. Puncak 5, Gumawang, Belitang, OKU Timur, menggelar Khotaman & Imtihan ke-1 Program LPD (Lembaga Pembinaan Dewasa) pada Sabtu (14/2/2026).

Sebanyak 26 santri dari berbagai daerah – OKU Timur dan sekitarnya, Muara Enim, hingga Segamit Semende – mengikuti prosesi penuh khidmat tersebut.

Acara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan Kirab Peserta Khotaman, yang menambah semarak dan haru suasana pagi di Gumawang. Barisan para santri berjalan penuh percaya diri, didampingi para asatidz, diiringi lantunan shalawat yang menggema, menjadi simbol keberhasilan mereka menuntaskan satu fase penting dalam perjalanan menuntut ilmu Al-Qur’an.

Turut hadir sejumlah tokoh dan sesepuh masyarakat Gumawang, di antaranya Ketua Yayasan At-Taqwa Gumawang H. Iptoni Ibrahim, Dai Belitang KH. Khoiruddin Abbas, Mursyid Jatah Pesat KH. Marzuki, Asisten IV mewakili Bupati OKU Timur H. Asnari, Camat Kecamatang Belitang, Kapolsek Belitang, Danramil Belitang serta para ulama, kyai, dan tokoh masyarakat lainnya.

Banyaknya tokoh yang hadir pada acara tersebut menunjukkan luasnya dukungan moral dan spiritual terhadap keberadaan Pondok Tahfidz Gumawang.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ma’had Daarul Mumtaz Gus Damas Alhasy, SS. yang menaungi Pondok Tahfidz Gumawang menegaskan bahwa khotaman bukan sekadar seremonial.

“Khotaman adalah tanda telah terlampauinya satu fase dari sekian banyak fase kehidupan. Setiap fase yang kita lewati harus membawa peningkatan dalam berbagai aspek diri kita sebagai individu muslim. Kita harus semakin matang dalam ilmu, semakin kokoh dalam iman, dan semakin luas manfaatnya bagi umat.” tegas Gus Damas.

Pesan tersebut disambut tepuk tangan para wali santri yang hadir. Bagi mereka, momen ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga bukti bahwa perjuangan mengantarkan putra-putri mereka menekuni Al-Qur’an tidaklah sia-sia.

Sementara itu, H. Asnari yang mewakili Bupati OKU Timur menegaskan komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan Pondok Tahfidz Gumawang.

“Di tengah derasnya pengaruh peradaban digital dan modern saat ini, kehadiran pondok tahfidz seperti ini menjadi oase bagi masyarakat. Ini adalah tempat yang baik dan aman untuk mendidik generasi muda, terutama dalam memperdalam Al-Qur’an dan ilmu-ilmu agama.” urainya.

Ia juga berharap lembaga ini terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan Qur’ani yang melahirkan generasi berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Rangkaian acara Khotaman dan Imtihan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Ujian yang telah dilalui para santri menjadi bukti kesungguhan mereka dalam belajar.

Puncak acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Marzuki, dengan lantunan doa yang khusyuk dan khidmat, memohon agar Pondok Tahfidz Gumawang senantiasa maju, jaya, serta melahirkan generasi penjaga Al-Qur’an yang tangguh dan cerdas.

Momentum khotaman ini menjadi pengingat bagi para orang tua bahwa pendidikan Qur’ani adalah investasi terbaik bagi masa depan anak. Di lingkungan yang terjaga, dengan pembinaan yang terarah dan suasana religius yang kuat, Pondok Tahfidz Gumawang hadir sebagai pilihan tepat untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam iman dan akhlak.

Mondok bukan sekadar belajar. Mondok adalah membangun masa depan. Dan di Pondok Tahfidz Gumawang, setiap anak dibimbing untuk tumbuh menjadi pribadi Qur’ani yang siap menjadi cahaya bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. (SN)

Info Pendaftaran, kontak 0858 3062 6599

Related posts